<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757</id><updated>2011-11-27T15:27:12.526-08:00</updated><category term='E-Commerce'/><category term='E-Learning'/><category term='Education'/><category term='News'/><category term='Dunia Pendidikan'/><category term='Kerja Maya'/><category term='CMS'/><title type='text'>Where Ideas become Real</title><subtitle type='html'>Focus on e-Commerce, e-Marketing, e-Learning, e-Collaboration, Content Management System, Customer Relationship Management and also Enterprise Resource Planning solution.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-8069207694941738333</id><published>2006-12-01T00:08:00.000-08:00</published><updated>2006-12-01T00:10:55.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Education'/><title type='text'>Universities and schools should have online communities</title><content type='html'>Jika kita berkunjung ke suatu kampus, kita bisa merasakan suatu kesan seperti yang dirasakan banyak orang yaitu kesan rame. Memang seharusnya kampus itu rame, karena didalamnya ada berbagai tipe penghuninya antara lain mahasiswa, dosen, pejabat kampus, karyawan, organisasi kemahasiswaan dan penjual (makanan, minuman, fotocopy-an, dan lain-lain) yang biasanya mangkal disekitar kampus. Demikian juga halnya dengan sekolah. Dalam kampus dan sekolah ini memang terdapat berbagai jenis komunitas masyarakat yang saling berinteraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi jika kita mengunjungi website kampus di Indonesia, umumnya keadaannya jauh berbeda. Kita tidak merasakan kesan rame ini. Malah ada beberapa website yang tidak memiliki kesan sama sekali alias kosong. Hanya sedikit sekali sekali website kampus yang dinamis dan dipenuhi dengan berbagai acara atau kegiatan belajar-mengajarnya. Salah satu contoh kampus yang memiliki kesan rame dan dinamis ini adalah http://www.mcgill.ca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website kampus memang seharusnya berisi informasi dari berbagai komunitas. Masing-masing komunitas ini perlu diperhatikan keberadaan dalam website kampus. Dengan kata lain website kampus dihuni oleh berbagai komunitas virtual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur utama yang membuat suatu website berkesan rame adalah banyak berita mengenai suatu peristiwa dan foto-foto yang menyertainya yang terjadi didalam kampus. Sama seperti suasana kampus itu sendiri, para penghuninya (mahasiswa, dosen, pejabat kampus, karyawan, organisasi kemahasiswaan dan penjual) seharusnya berbicara dalam komunitas virtual ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam kampus itu sendiri umumnya penghuni-penghuni ini berbicara pada tempatnya masing-masing. Dosen berbicara dengan sesama dosen diruang dosen, bisa juga berbicara dihadapan para mahasiswanya diruang kelas, atau berbicara pada event-event seperti dalam seminar dan workshop. Pejabat kampus berbicara dengan sesama pejabat, karyawan, dosen dan mahasiswa. Mahasiswa berbicara didalam organisasi kemahasiswaannya, bisa juga mereka berbicara dengan dosen ataupun pejabat kampus itu sendiri. Dengan kata lain mereka memiliki tempat masing-masing dalam mengungkapkan pendapat-pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, berarti di dalam website kampus seharusnya kapling-kapling ini juga tersedia dan digunakan dengan baik oleh berbagai komunitas virtualnya. Ruang-ruang berita yang berbeda ini perlu disiapkan secara terpisah. Ruang depan (frontpage) yang berisikan gabungan berita baru yang berasal dari berbagai komunitas ini juga perlu disiapkan juga. Mungkin sebagai contoh adalah website surat kabar, dimana didalamnya ada bagian depan (frontpage) dan kategori-kategori berita seperti berita olah raga, berita politik, berita nasional dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping fasilitas berita (news) dalam website kampus ini tentunya perlu disediakan fasilitas lain-lainnya seperti misalnya kalender kegiatan, polling, contact us, forum diskusi, photo gallery, banner , login form dan lain-lainnya. Halaman statis yang berisikan informasi dasar dari kampus perlu disediakan seperti misalnya tentang kampus, struktur organisasi, para pejabat, para dosen, fasilitas kampus dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti sekolah, kampus merupakan institusi pendidikan yang lebih besar strukturnya. Kampus umumnya terdiri dari fakultas dan jurusan. Jika ingin lebih detail lagi maka keberadaan fakultas-fakultas ini juga perlu diperhatikan eksistensinya. Sebaiknya fakultas-fakultas ini memiliki sendiri komunitas virtualnya, terpisah antara satu fakultas dengan fakultas lainnya. Strategi pemisahan website kampus dengan website fakultas atau website jurusan perlu dipertimbangkan dengan baik, mungkin juga tergantung dari faktor otonominya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu masalah besar yang kelihatannya sering disepelekan oleh berbagai website yaitu masalah content. Sering kali website terlihat sangat jarang dalam meng-update contentnya. Content yang dimaksud disini tidak hanya berita tetapi bisa berupa halaman informasi lainnya seperti halaman produk/jasa, penawaran terbaru, iklan terbaru, artikel terbaru dan lain-lainnya. Website kampus juga sangat-sangat perlu memperhatikan hal yang paling dasar ini. Website kampus bukan hanya sekedar profile kampus yang diupdate setiap 6 bulan sekali. Sedemikian dinamisnya mungkin update content dari website ini bisa setiap jam dan dilakukan oleh beberapa web administrator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengenal 4 model website non-ecommerce diantaranya&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Service Guide&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Advertising&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Content Attraction&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Technical support&lt;br /&gt;  &lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; Website kampus termasuk dalam model &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Content Attraction&lt;/span&gt; yang berarti content yang bisa berupa berita gratis (detik.com), download gratis (tucows.com), fasilitas search (google.com) atau email gratis (yahoo.com) salah satunya perlu dijadikan faktor utama dalam website tersebut. Untuk website kampus content berupa berita gratis-lah yang perlu ditonjolkan. Tetapi jika ada content lain yang kira-kira bisa disediakan maka akan menjadi lebih baik lagi. Tentunya pengadaan dan pelayanan dari fasilitas ini perlu dijaga sebaik mungkin. Jangan sampai fasilitas yang sudah diberikan tiba-tiba saja hilang, tidak bisa diakses atau tidak di-update.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website kampus juga termasuk dalam model &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Service Guide&lt;/span&gt;, dimana halaman-halaman informasinya haruslah selengkap dan seakurat mungkin. Sehingga bisa menjadi guide bagi siapa saja yang ingin mendapatkan informasi mengenai kampus tersebut. Pengunjung website tidak perlu lagi datang kekampusnya hanya untuk sekedar mendapatkan informasinya. Contoh informasinya adalah informasi perkuliaan, informasi nilai, informasi KRS, informasi buku dalam perpustakaan, dan informasi lain-lainnya yang memang dibutuhkan oleh para usernya (umum, mahasiswa, dosen, pejabat, karyawan, dll). Website kampus berfungsi selain sebagai komunitas virtual juga menjadi portal informasi untuk para usernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Website kampus bukan termasuk dalam model &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Advertising&lt;/span&gt; dimana iklan untuk suatu brand menjadi faktor utama. Jadi website kampus tidak perlu content flash seperti pada iklan ditelevisi. Website kampus juga bukan termasuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;model Technical Support&lt;/span&gt; karena tidak berjualan software seperti microsoft.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;Untuk sementara sekian dulu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Penambahan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;perbaikan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;untuk penyempurnaan isi artikel akan sering dilakukan ....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-8069207694941738333?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/8069207694941738333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=8069207694941738333' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/8069207694941738333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/8069207694941738333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/12/universities-and-schools-should-have.html' title='Universities and schools should have online communities'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-3328581512278006943</id><published>2006-12-01T00:03:00.000-08:00</published><updated>2006-12-01T00:04:17.270-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-Commerce'/><title type='text'>The Secret of PesanHarunYahya Website</title><content type='html'>&lt;p&gt;Website &lt;a href="http://www.pesanharunyahya.com" target="_blank"&gt;http://www.pesanharunyahya.com&lt;/a&gt; secara efektif dibuat kurang lebih dalam waktu 1 bulan, terutama dikerjakan pada malam hari. Pembuatannya dilakukan pada awal bulan Februari dan ditayangkan pada tanggal 1 Maret 2006. Menurut penulis (jika tidak keberatan) pembuatannya termasuk 'agak' cepat (mohon maaf bukan ingin sombong). Rahasianya adalah karena dalam pembuatannya menggunakan software CMS Joomla dan Component VirtueMart yang open source.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;CMS sekelas Joomla jika dibangun oleh team developer (3-5 orang) menurut perhitungan kasar akan memakan waktu kurang lebih 1 tahun. Sedangkan Component VirtueMart mungkin bisa lebih lama lagi, dengan catatan tidak meniru kode yang telah ada dalam program sejenis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;E-Commerce sendiri bisa dibuat secara langsung tanpa menggunakan CMS, tetapi kendalanya adalah tidak adanya flexibilitas dalam pengaturan content. Dengan cara ini e-commerce akan menjadi kaku seperti yang terjadi dengan OSCommerce dan software e-commerce lainnya. Sebagai contoh, misalnya jika kita ingin menambahkan article baru, menambah banner baru, merubah posisi blok dan lainnya akan menjadi suatu yang sangat sulit. Pengaturan modul-modul diatas sesungguhnya sangat mudah dilakukan oleh software CMS Joomla atau yang sejenis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika dilihat dari faktor biaya yang harus dikeluarkan perusahaan dalam pembuatan software e-commerce ini, maka akan didapat angka-angka yang sangat besar. Jika perusahaan tersebut mempekerjakan 3 orang ahli saja dalam waktu satu tahun maka paling kurang dibutuhkan biaya Rp. 100 juta. Perhitunganya adalah sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Gaji 1 orang Sistem Analis berpengalaman Rp. 8 Juta / bulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gaji 2 orang Programmer berpengalamaan Rp. 4 Juta / bulan&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Kenapa harus mempekerjakan tenaga yang berpengalaman ?, jawabannya sebenarnya sangat mudah yaitu untuk membuat produk yang sukses (bagus) pastilah dibutuhkan resource yang bagus pula. Jika yang dipekerjakan adalah para pemula sudah dapat dipastikan hasilnya adalah produk pemula juga (produk berkualitas rendah).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal lainya yang menarik adalah tentang promosi website (e-marketing). Promosi website sangatlah diperlukan agar website tersebut menjadi sering dikunjungi. Semakin banyak website kita dikunjungi maka semakin besar juga kemungkinan terjadinya transaksi. Perkiraannya adalah 1% sampai 2% dari jumlah pengunjung akan melakukan transaksi. Alhamdulillah website &lt;a href="http://www.pesanharunyahya.com"&gt;ini&lt;/a&gt; telah dikunjungi rata-rata 200-300 kali dalam sehari. Promosi yang paling menentukan dalam keberhasilan dari sebuah website adalah promsi yang dilakukan lewat Search Engine. Menurut para ahli 70%-80% kunjungan didapat dari Search Engine untuk sebuah website yang sangat populer. Promosi yang lain-lainnya adalah dari e-mail marketing, affiliate program dan offline marketing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masuknya website kedalam Search Engine adalah menjadi suatu keharusan. Untuk merealisasikannya tentunya tidaklah mudah. &lt;a href="http://www.pesanharunyahya.com"&gt;PesanHarunYahya.com&lt;/a&gt; masih berjuang dalam hal ini. Persaingan dalam menempati posisi pertama pada suatu Search Engine bisa diumpamakan sebagai peperangan dalam merebut kata (kalimat) bukan perang dalam merebut kota atau negara. Mungkin lebih tepatnya disebut perang keyword. Keyword (kata kunci dalam pencarian) dibaratkan sebagai kota-kota besar yang akan direbut dalam peperangan. Sekarang ini keyword “toko buku online” belum bisa direbut oleh PesanHarunYahya dari tangan asing. Tetapi perjuangan belum selesai. Waktu belum satu tahun, dan seandainya masih gagal, masih banyak waktu di bulan-bulan atau tahun-tahun berikutnya. Jadi yang penting adalah terus berjuang dan berjuang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Faktor yang paling menentukan dalam Search Engine adalah Link Popularity dan Click Popularity. Urutan teratas akan sangat dimungkinkan jika link dari situs lain berjumlah ratusan atau ribuan (siapa yang paling banyak ‘link popularity’-nya dialah yang menang). Kemudian siapa yang paling banyak di-click setelah pencarian dilakukan maka dialah yang menang (menempati ururat teratas dalam Search Engine).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;MFakhrurrazi@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-3328581512278006943?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/3328581512278006943/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=3328581512278006943' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/3328581512278006943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/3328581512278006943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/12/secret-of-pesanharunyahya-website.html' title='The Secret of PesanHarunYahya Website'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-6223744779654376503</id><published>2006-10-11T04:37:00.000-07:00</published><updated>2006-10-11T09:48:45.901-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-Commerce'/><title type='text'>Sudah saatnya toko-toko di Mal memiliki toko virtual (e-commerce)</title><content type='html'>Anda punya toko komputer yang menjual berbagai notebook dan peralatan komputer lainnya ? Bersiaplah untuk bersaingan dengan toko-toko komputer virtual. Agak berbeda dengan toko komputer lainnya, toko komputer virtual bisa dilakukan dengan hanya bermodalkan 1 buah website yang dilengkapi dengan informasi beberapa produk saja. Mereka-mereka para pemilik toko komputer virtual ini bisa berjualan tanpa perlu memiliki aset fisik, seperti misalnya gudang, ruang pamer bahkan komputernya itu sendiri. Terkadang pengelola toko virtual ini hanya terdiri dari 1 atau 2 orang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contohnya adalah toko notebook yang dikelola oleh 2 orang yang cukup berpengalaman dalam jual-beli notebook. Alamat webnya bisa diakses di www.warungnotebook.com. Dalam beberapa bulan saja mereka dapat menjual kurang lebih 20 notebook baru maupun bekas. Modal dari kesuksesan mereka adalah pengalaman dalam bisnis notebook, pengetahuan tentang internet dan keberanian untuk 'action'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa testimonial yang sudah diberikan oleh para pelanggan warungnotebook.com mungkin bisa lebih memberikan ide-ide baru, berikut ini adalah cuplikannya.&lt;span class="isicontent"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;sonjaya&lt;/b&gt; berkomentar,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;lagi cari notebook bekas dengan kualitas 80 s/d 90 % , search google nemu deh warung notebook, pas tengah malem negoisasi via Yahoo Messenger, bsk pagi dianter dan trs chek akhirnya cocok deh , kondisi seperti di web dan sampai skrg tuh notebook ada di indonesia timur . Sok kalau butuh notebook ke warung notebook aja bisa nego lewat YM dan bayar di tempat ...&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;&lt;b&gt;Karina&lt;/b&gt; berkomentar,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Thanx banget warungnotebook... Gw udah beli 3 unit notebook Toshiba... Semuanya ciamik.... Keren banget... Ga bakal nyesel deh! Pelayanannya juga mungkin lo pada ga bakal dapet dimanapun... CSO warungnotebook tau apa yang pas bwat qta2... Daripada ngubek2 ga jelas nyari2 notebook dimana2... Mending cari aja dimana lagi kalo bukan di warungnotebook...(^^,) Keep up the Great Work!&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;&lt;b&gt;Yoki&lt;/b&gt; berkomentar,&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;TOPPP ABIZZZ warung notebook, laptopnya murah buanget, gw beli Tecra M6 cuma $1510 padahal di showroom toshiba harganya $2200 (GILA beda $700..PARAH)gak pake mikir semenit langsung pesen n terjamin lg garansinya.Jangan ragu beli, dijamin deh ga nyesel.HIDUP WARUNG NOTEBOOK &lt;/blockquote&gt;Apakah kemunculan e-commerce seperti ini bisa mengancam keberadaan toko-toko komputer konvensional ? Untuk saat ini mungkin jawabannya tidak, tetapi kalau jumlah toko online ini sudah sedemikian banyaknya dan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik dibanding dengan toko konvensional maka jawabannya mungkin bisa ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya untuk menciptakan sebuah toko online tidaklah sulit untuk saat ini. Syarat utama sebuah website bisa dikatakan sebagai toko online adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memiliki catalog&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memiliki shopping cart&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memiliki order system&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt; &lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memiliki metode pembayaran&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt; &lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;Ke-4 syarat ini menjadi sangat sulit jika dikerjakan dari nol, tetapi jika kita menggunakan aplikasi e-commerce maka semuanya telah tersedia. Saat ini aplikasi e-commerce yang open source telah tersedia dipasaran. Beberapa diantaranya yang sangat populer adalah VirtueMart, ZenCart, OSCommerce dan CubeCart. Untuk melihat kemampuan dari aplikasi opensource ini silahkan akses daftar online shop yang telah berjalan dan siap untuk melakukan transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Daftar live store (bukan demo version):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;http://shops.oscommerce.com/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;http://virtuemart.net/index.php?option=com_bookmarks&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;http://www.cubecart.com/site/livestores/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="isicontent"&gt;Jika anda telah tahu bahwa sudah sedemikian banyaknya live store yang telah aktif di internet ini, tentunya sangat mungkin sekali bagi pemilik toko konvensional untuk memiliki toko kedua yaitu toko virtual (e-commerce). Bahkan anda tinggal memilih bentuk toko online mana yang anda inginkan dari daftar diatas. Kemudian developer e-commerce akan dengan mudah mengimplementasikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa paling sedikit biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat toko virtual ini ?. Biaya yang dibutuhkan adalah biaya untuk memesan web hosting dan nama domain. cukup dengan Rp. 200.000,- Anda bisa mendapatkan toko online ini. Biaya sebesar itu dengan asumsi anda sendiri yang mendevelopnya. Jika di-oursource-kan ke pihak lain mungkin akan membengkak menjadi Rp. 5.000.000,- s/d 15.000.000,- Akan lebih baik jika anda mengikuti training dalam pembuatan aplikasi e-commerce dan setelahnya diharapkan untuk bisa mendevelop sendiri toko online anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sedikit pengalaman selama saya mengajar matakuliah e-commerce, setelah perkuliahan selesai ternyata beberapa kelompok mahasiswa telah bersepakat untuk menjalankan bisnis online ini yang bisa dilihat di http://batik.kiosgue.com dan http://klontong.kiosgue.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sementara sekian dulu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;---&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Penambahan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;perbaikan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;untuk penyempurnaan isi akan selalu dilakukan, mumpung teknologi blog ini memungkinkan untuk melakukannya ...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-6223744779654376503?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/6223744779654376503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=6223744779654376503' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/6223744779654376503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/6223744779654376503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/10/sudah-saatnya-toko-toko-di-mal-memiliki_11.html' title='Sudah saatnya toko-toko di Mal memiliki toko virtual (e-commerce)'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-8647277551057708572</id><published>2006-10-10T22:20:00.000-07:00</published><updated>2006-10-10T23:47:14.672-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-Learning'/><title type='text'>Sudahkah kampus atau sekolah anda menyediakan Sistem E-Learning ?</title><content type='html'>Pernyataan berupa pertanyaan ini sebenarnya diperuntukkan pada murid, mahasiswa, guru, dosen, pejabat dan pihak-pihak yang terkait lainnya. Sebelum masuk kepermasalahan ada baiknya kita melihat dulu hubungan blog dan sistem e-learning, karena adanya keterkaitan yang erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa hubungannya blog dengan sistem e-learning ? Tentunya ada yang menjawab tidak ada hubungan, ada pula yang menjawab sangat erat. Saya sendiri lebih cenderung pada jawaban kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita perhatikan siapa saja pengguna e-learning, akan dapat diambil kesimpulan penggunanya tidak lain dan tidak bukan adalah pengguna internet (mereka-mereka yang terbiasa menggunakan internet). Dan jika kita perhatikan siapa yang paling banyak menggunakan intenet, maka diantara jawaban yang muncul salah satunya adalah blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pernyataan diatas, kelihatannya hubungan antara blog dan sistem e-learning sangat erat. Jika seandainya para guru, dosen, murid, mahasiswa sudah terbiasa menggunakan blog maka mereka-mereka ini pasti sudah siap menggunakan sistem e-learning. Hal ini disebabkan cara kerja dalam penggunaan kedua sistem ini sangat mirip. Proses seperti menuliskan artikel di blog sama halnya dengan menuliskan soal-soal di sistem e-learning. Proses mengisikan komentar pada blog sama halnya dengan men-submit tugas-tugas sekolah. Jadi pengetahuan dalam blog menjadi sangat penting untuk bisa dipakai dalam penggunaan e-learning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan lainnya antara blog dan e-learning adalah seperti hubungan rumah dan tempat kerja. Jika diibaratkan blog adalah rumah guru atau dosen, maka sistem e-learning adalah kampus atau sekolahnya. Seorang dosen tentunya perlu membuat rumahnya dengan sangat baik agar jika ada mahasiswa atau rekannya yang datang dapat diterima dengan baik. Demikian juga dengan blog dosen, blog tersebut perlu diisi dengan hal-hal terkait dengan ke-profesian-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah kalau rumahnya (blog) sudah ada, tempat kerjanya (sistem e-learning) tentunya harus lebih baik lagi. Dimanapun tempat kerja seperti kantor, sekolah, universitas pasti jauh lebih baik keadaannya dibandingkan dari rumah pegawai, guru atau dosennya. Jadi pernyataan "Sudahkah kampus atau sekolah anda menyediakan sistem E-Learning ?" menjadi relevan adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga pendidikan dituntut untuk meng-antisipasi perkembangan ini. Jika dulu ditanya kenapa tidak menggunakan sistem e-learning ?, jawabannya adalah sulit untuk mengimplementasikannya, karena adanya masalah-masalah terkait dengan aspek sosial, aspek teknis dan aspek harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan aspek sosial adalah seberapa besar kemungkinan dosen, mahasiswa, pejabat kampus dapat menerima keberadaan sistem e-learning ini. Apakah sistem ini bisa digunakan oleh mereka? Apakah perlu diadakan semacam seminar, workshop dari seorang pakar untuk men-sosialisasi-kannya ? Perlukan training penggunaan sistem dilakukan untuk berbagai tipe pengguna sistem ini ?. Jika dijabarkan masih banyak alasan kendala sosial yang akan dikemukakan oleh pihak penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo pertanyaan-pertanyaan diarahkan pada &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;aspek sosial penggunaan blog&lt;/span&gt;, kita bisa melihat jawabannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;   &lt;li&gt;Apakah sistem ini bisa digunakan oleh mereka? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawabannya: bisa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Apakah perlu diadakan semacam seminar, workshop dari seorang pakar untuk men-sosialisasi-kannya ? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawabannya: tidak perlu tetapi jika diadakan akan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;Perlukan training penggunaan sistem dilakukan untuk berbagai tipe pengguna sistem ini ? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawabannya: tidak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; Setelah dilakukan perbandingan antara aspek sosial penggunaan blog dibandingkan dengan penggunaan sistem e-learning kelihatannya tidak jauh berbeda. Kesiapan masyarakat didunia pendidikan dalam penggunaan sistem e-learning kelihatanya sudah cukup baik, dibuktikan dengan banyaknya pengguna blog di Indonesia. Jadi permasalahan terkait dengan aspek sosial sudah tidak relevan lagi untuk diperdebatkan. Yang paling penting untuk dilakukan adalah komitment dan koordinasi dari manajemen level puncak dengan bawahan-bawahannya dalam penyelenggaraan sistem e-learning di sekolah atau di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek berikutnya adalah aspek teknis. Pertama adalah sistem e-learning apa yang baik digunakan oleh sekolah atau kampus. Penulis menyarankan untuk menggunakan sistem e-learning open source seperti misalnya Dokeos, Moodle atau ATutor. Banyak alasan yang bisa diberikan untuk hal ini. Pembuktian bahwa open source lebih baik untuk kasus ini adalah sebagai berikut. Saat ini para pengguna blog umumnya menggunakan open source blog seperti misalnya Wordpress. Para pemilik toko online lebih banyak menggunakan open source e-commerce sperti misalnya VirtueMart, ZenCart, OSCommerce dan produk open source lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek teknis yang kedua adalah adanya koneksi internet yang digunakan oleh guru, dosen maupun murid atau mahasiswanya. Untuk masalah ini mau atau tidak mau sekolah maupun kampus harus menyediakannya. Jika sekarang belum ada, kedepannya perlu diadakan. Jika sekarang belum bisa, kedepannya perlu diusahakan sebaik mungkin. Jika perlu kerjasama dengan warnet-warnet yang siap membuka layanannya di sekolah-sekolah atau kampus-kampus ini. Dari bahasan aspek teknis bisa disimpulkan bahwa kendala ini sudah bisa teratasi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik adalah aspek yang ketiga yaitu aspek biaya. Berapa besar biaya yang diperlukan untuk mengimplementasikannya. Jawabannya sudah tidak menakutkan lagi. Dulu masalah ini adalah penyebab utamanya yaitu ketika suatu kampus menggunakan produk seperti Black Board. Mereka harus membayar kurang lebih 50 juta setahunnya untuk biaya lisensi dan annual fee-nya. Karena software yang dipakai adalah open source maka biayanya bisa "gratis". Biaya yang perlu diperhatikan adalah biaya yang terkait dengan aspek sosial yaitu bagaimana mensosialisasikan sistem ini agar lebih cepat diterima di kampus atau di sekolah. Biaya yang kedua adalah bagaimana infrastruktur internet seperti komputer dan jaringannya bisa dengan baik diimplementasikan di kampus atau sekolah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penambahan &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perbaikan &lt;/span&gt;untuk penyempurnaan isi akan selalu dilakukan, mumpung teknologi blog ini memungkinkan untuk melakukannya ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-8647277551057708572?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/8647277551057708572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=8647277551057708572' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/8647277551057708572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/8647277551057708572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/10/sudahkah-kampus-anda-menyediakan-e.html' title='Sudahkah kampus atau sekolah anda menyediakan Sistem E-Learning ?'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-941026799953656992</id><published>2006-10-10T20:55:00.000-07:00</published><updated>2006-10-10T21:59:28.229-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Pendidikan'/><title type='text'>Sudah saatnya para guru, peneliti dan dosen menggunakan blog !</title><content type='html'>Saya sebagai konseptor dari www.WartaBlog.com sengaja menyediakan kategori Blog Guru dan Dosen. Dalam kategori tersebut masih sedikit blog guru ataupun dosen yang tercatat. Usaha untuk mendapatkan blog-blog baru terkait dengan kategori tersebut telah dilakukan, berbagai pencarian di Google dengan berbagai keyword telah dilakukan, menelusuri link dari blog yang sudah didapat telah dilakukan. Saya mengambil kesimpulan (sementara) bahwa guru, peneliti dan dosen masih sedikit yang menggunakan blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor utama sedikitnya jumlah blog tersebut adalah akses internet. Guru yang telah menggunakan internet untuk menunjang ke-profesiannya masih sangat sedikit. Hal ini disebabkan oleh masih mahalnya koneksi internet yang ada di Indonesia. Suatu sumber menyebutkan bahwa biaya koneksi di Indonesia jauh lebih mahal dibandingkan dengan negara maju, perbandingannya dikatakan adalah 6 : 1. Artinya jika biaya internet di Amerika Rp. 50.000 atau malah gratis, biaya di Indonesia adalah Rp. 300.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan makin banyaknya alternatif koneksi internet, makin lama harga akan makin murah. Sekolah atau universitas sudah mulai untuk memberikan koneksinya lewat fasilitas Wi-Finya Sehingga era internet untuk tenaga pendidik akan segera dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa pentingnya blog untuk profesi ini. Sebagai contoh seorang dosen matakuliah database bisa 'berteman' dengan pemilik blog yang mengajar juga materi kuliah ini. Bahkan dosen ini bisa juga 'berteman' dengan pengarang-pengarang buku database lokal ataupun internasional. Dengan terbuka lebarnya channel komunikasi ini maka otomatis dosen tersebut akan terus update dibidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengajaran IT banyak dosen-dosen senior yang menjadi obsolete pengetahuannya. Sebagai contoh dosen bahasa pemrograman komputer. Mereka-mareka yang dulu mengajar Cobol atau Fortran dan tidak meng-update ilmunya untuk belajar bahasa program terbaru seperti Java atau PHP akan tergilas habis. Mereka tidak dipakai lagi untuk mengajar matakuliah Bahasa Pemrograman, atau bisa juga merekanya yang tidak mau lagi mengajar matakuliah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Analogi dari contoh diatas bisa terjadi di bidang ilmu yang lain walaupun mungkin sangat lambat pergeserannya. Dengan adanya blog ini mereka bisa mengikuti perkembangan bidangnya melalui sharing pendapat diantara mereka. Biasanya sharing antar dosen di kampus jarang sekali terjadi, dengan kata lain sharing mengenai bidang yang diajar tidak terlalu sering terjadi. Dengan adanya blog kekakuan ini bisa diatasi dengan baik. Banyak pengguna blog yang tipikalnya adalah tipe yang pendiam tetapi di dunia blog menjadi sangat agresif dalam menuliskan pendapat-pendapatnya. Hal ini tidak aneh dan merupakan hal yang sangat sering terjadi di dunia blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat lain dari blog adalah arsip-arsip yang tidak akan pernah hilang atau rusak. Jika anda menggunakan layanan e-mail Yahoo atau G-Mail, anda akan merasa yakin bahwa layanan ini akan bisa digunakan dalam waktu panjang, mungkin juga selamanya asalkan e-mail tersebut paling kurang digunakan sebulan sekali. Demikian juga dengan blog, blog yang disediakan oleh Blogger.com atau Multiply.com akan memberikan fasilitas yang sama seperti halnya dengan Yahoo atau Google email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru dan para dosen yang aktif dalam membuat artikel akan dapat dengan leluasa mengupdate apa yang telah dituliskannya. Seperti dalam contoh kasus artikel yang saya tuliskan ini. Artikel ini akan terus diperbaharui dengan fakta-fakta baru dan bukti-bukti baru yang mendukung thema dari artikel ini. Dengan demikian tulisan tersebut akan selalu ada dan selalu berguna kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penambahan &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perbaikan &lt;/span&gt;untuk penyempurnaan isi akan selalu dilakukan, mumpung teknologi blog ini memungkinkan untuk melakukannya ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-941026799953656992?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/941026799953656992/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=941026799953656992' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/941026799953656992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/941026799953656992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/10/sudah-saatnya-para-guru-peneliti-dan.html' title='Sudah saatnya para guru, peneliti dan dosen menggunakan blog !'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-2632067879535762921</id><published>2006-10-01T23:48:00.000-07:00</published><updated>2006-10-10T20:55:04.525-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CMS'/><title type='text'>Kini Saatnya Media Online Menggunakan CMS</title><content type='html'>Jika anda berminat menelusuri satu per satu daftar tentang website koran di Indonesia, cobalah akses alamat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.google.com/Top/World/Indonesia/Berita/Koran/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baru sadar bahwa koran-koran kita ternyata masih tertinggal dalam menggunakan teknologi ini. Ibaratnya, pengelola website koran kita masih menggunakan WordStar 7 padahal sudah ada word processor yang lebih baik seperti Open Office atau Winword.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini saya ketahui pada saat saya membutuhkan RSS Feed dari koran, majalah, tabloid dan media online lainnya. Setelah mencari dibeberapa search engine dan directory ternyata hanya 5 persen atau kurang dari media-media ini yang telah menyediakan RSS. Padalah saya sangat membutuhkannya untuk membuat RSS directory yang akan dimasukkan di www.wartablog.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal yang cukup mengganjal adalah&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;   &lt;li&gt;masih banyak yang menggunakan website statis, hal ini terlihat dari url-nya&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;desain yang masih telihat belum profesional&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;program banner yang belum berhasil terlihat dari jumlah banner aktif yang masih sedikit&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;pengelolaan content yang belum maksimal seperti misalnya kategori berita, arsip dan headlines.&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;belum adanya RSS Feed yang memungkinkan untuk sindikasi berita.&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;belum adanya fasilitas seperti search, polling, forum, contact dan lain-lainnya.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; Dilain pihak mungkin kita sering mendengar perkembangan teknologi yang sangat baik di dunia website seperti misalnya xhtml 1.1, CSS 2.0, XML, CMS, Ajax dan lain-lain. Diantaranya yang paling menggembirakan adalah perkembangan dari dunia open source yang makin meng'gila' saja. Pada era open source saat ini beberapa masalah dapat dipecahkan dengan sangat mudah antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;   &lt;li&gt;untuk e-commerce solusinya adalah Virtuemart, ZenCart, CubeCart dan lainnya,&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;untuk e-learning solusinya adalah Dokeos, Atutor, Moodle dan lainnya,&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;untuk kolaborasi solusinya adalah eGrouware, phProject, moreGroupware dan lainnya,&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;untuk CRM solusinya adalah sugarcrm,&lt;/li&gt;   &lt;li&gt;dan untuk koran solusinya adalah Joomla, Postnuke, Typo3 dan lainnya.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt; Solusi yang terakhir ini disebut dengan CMS (Content Management System) yang perlu digunakan oleh banyak koran di indonesia, jika koran online yang dikelola masih bersifat statis. Apakah CMS? saya rasa ini adalah pertanyaan yang sudah sering ditanyakan, jawaban bisa didapatkan dengan mudah di Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Content Queue: :&lt;br /&gt;- Search&lt;br /&gt;- Category Article&lt;br /&gt;- Template&lt;br /&gt;- Content attraction&lt;br /&gt;- Banner Management&lt;br /&gt;- Other Facility&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penambahan &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perbaikan &lt;/span&gt;untuk penyempurnaan isi akan selalu dilakukan, mumpung teknologi blog ini memungkin untuk melakukannya ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-2632067879535762921?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/2632067879535762921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=2632067879535762921' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/2632067879535762921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/2632067879535762921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/10/saatnya-media-cetak-di-indonesia.html' title='Kini Saatnya Media Online Menggunakan CMS'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-7764587147497073976</id><published>2006-09-23T03:06:00.000-07:00</published><updated>2006-10-10T20:52:07.404-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kerja Maya'/><title type='text'>Kerja Maya Sebagai Peluang Baru Bagi Lulusan Kampus</title><content type='html'>"Kami menciptakan Lulusan ++, para lulusan kampus kami akan siap diterima didunia kerja nyata dan siap pula diterima didunia kerja maya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan slogan diatas sudah bisa dipahami dan diterima oleh semua lapisan masyarakat mungkin saja Indonesia bisa bangkit dengan lebih cepat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam era digital economy ini dimana knowledge, networking, branding menjadi hal yang lebih diutamakan dibandingkan aset-aset fisik perusahaan, tentunya perlu menjadi perhatian semua pihak, salah satunya adalah lembaga pendidikan (kampus). Kampus dituntut untuk bisa menghasilkan lulusan yang siap diterima didunia kerja nyata dan juga menghasilkan lulusan yang siap kerja didunia kerja maya. Kerja maya yang dimaksud adalah pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan komputer yang terkoneksi dengan internet. Pekerjaan ini tentunya sesuai dengan bidang keahlian para lulusan ditambah dengan pengetahuan lainnya seperti misalnya internet dan enterpreneurship.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisa menghasilkan para lulusan yang siap pakai di dunia kerja maya ini, tentunya kampus perlu membuat suatu terobosan baru. Kampus yang terdiri dari berbagai fakultas dan jurusan ini perlu membuat kebijakan akademik terhadap masing-masing jurusannya. Tiap jurusan perlu menambahkan beberapa matakuliah baru terkait dengan dunia kerja maya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada yang bertanya "Apakah mahasiswa di jurusan kita mau dibawa kedunia IT semuanya?". Jawabannya tentu tidak. Tiap jurusan idealnya akan menghasilkan lulusan yang berprofesi pada bidang-bidang tertentu yang telah direncanakan sebelumnya. Profesi-profesi ini antara lain pengacara, dokter, programmer komputer, penulis, arsitektur dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh misalnya dokter bisa pula bekerja didunia maya. Umumnya pekerjaan dokter adalah memeriksa pasiennya di klinik. Jika dianalogikan, dokter akan bekerja di internet untuk memeriksa pasiennya di klinik virtual, tentunya tidak masuk akal. Tetapi jika dokter memberikan konsultasi terhadap penanganan suatu penyakit di Klinik Virtual hal ini masih bisa diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lainnya, programmer komputer bekerja pada suatu perusahaan di Inggris yang dilakukan secara virtual dirumah, mungkin masih bisa diterima. Semua profesi yang disebutkan diatas bisa bekerja di internet sebagai konsultan (memberikan konsultasi terhadap kepakarannya). Semua profesi bisa menjual produk atau jasa yang dihasilkan dari kepakarannya, misalnya seorang Arsitek bisa membuat buku "tips-tips dalam memperbaiki rumah" kemudian menjualnya ke Internet. Seorang Arsitek bisa menangani kolom khusus pada media online tertentu. Seorang Arsitek bisa membuat blog dan mendapatkan pemasukan dari banner iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada profesi yang bisa secara &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;langsung &lt;/span&gt;melakukan pekerjaannya di dunia maya, dan  ada profesi yang bisa &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;secara tidak langsung&lt;/span&gt; melakukan pekerjaannya di dunia maya. Beberapa profesi bisa menerapkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pekerjaan utamanya&lt;/span&gt; di dunia maya dan beberapa lainnya bisa menerapkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;pekerjaan pendukungnya&lt;/span&gt; saja. Dengan kata lain semua profesi bisa melakukan pekerjaan di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengambil keputusan di kampus perlu membuka pikiran dan membuat strategi untuk memanfaatkan hal ini. Kampus dapat menggunakan ide ini untuk promosi agar mahasiswa yang terjaring bisa lebih banyak. Kampus bisa menggunakan ide ini untuk membuat litbang terhadap dunia kerja maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang keilmuan yang perlu ditambahkan ke dalam kurikulum jurusan di kampus antara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Internet&lt;br /&gt;2. Web Development&lt;br /&gt;2. e-Marketing&lt;br /&gt;4. e-Commerce&lt;br /&gt;5. Enterpreneurship&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Content Queue:&lt;br /&gt;- kerja maya bukan e-marketing hype&lt;br /&gt;- negara internet dan pasar internet&lt;br /&gt;- contoh kasus ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penambahan &lt;/span&gt;dan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;perbaikan &lt;/span&gt;untuk penyempurnaan isi akan selalu dilakukan, mumpung teknologi blog ini memungkin untuk melakukannya ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-7764587147497073976?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/7764587147497073976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=7764587147497073976' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/7764587147497073976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/7764587147497073976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/09/menciptakan-peluang-kerja-maya.html' title='Kerja Maya Sebagai Peluang Baru Bagi Lulusan Kampus'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-3622216512799711275</id><published>2006-09-15T08:39:00.000-07:00</published><updated>2006-09-15T08:43:53.240-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='E-Commerce'/><title type='text'>Virtuemart, the best e-commerce solution component</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ketiklah keyword “virtuemart” pada Google maka 514 ribu hasil yang kita peroleh (&lt;small&gt;March 14th, 2006)&lt;/small&gt;, bagaimana jika “Oscommerce” yang diketik? Hasilnya jauh lebih besar yaitu 23,2 juta. Software e-commerce lainnya seperti Zencart (1,01 Juta) dan Phpshop (1,17 Juta).&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari hasil pencarian di Google ada beberapa hal penting yang bisa didapat, antara lain:&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Oscommerce merupakan produk e-commerce terpopuler sampai saat ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Virtuemart adalah produk e-commerce yang belum populer&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Zencart dan phpshop merupakan produk unggulan lainnya disamping ratusan produk e-commerce lainnya (cobalah Fishcart, X-shop, Mymarket, Pgmarket)&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Oh ya ada beberapa hal penting lainnya yang bisa kita ambil, yaitu:&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt; &lt;li&gt;Jika lupa alamat website terkenal, kita cukup mengetikkan keywordnya saja pada Google, misalnya bank BCA untuk mendapatkan alamat yang dimaksud. Jadi bila lupa suatu alamat cari aja di google.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dari suatu keyword misalnya “Virtuemart” kita akan mendapatkan berbagai informasi tambahan, misalnya modul pendukung seperti sef (search engine friendly). Dan lain-lain terkait dengan keyword tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pencarian pada search engine sangat penting artinya. Perkiraan kami mungkin 70% orang yang sedang online akan menggunakan google. Jadi kalo punya website usahakan untuk masuk kedalam rangking 10 besarnya.&lt;/li&gt; &lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Kembali ke masalah utama kenapa http://www.pesanharunyahya.com dibuat pake VirtueMart? Beginilah ceritanya. Sekitar 5 tahun yang lalu ada kebutuhan untuk training e-commerce. Setelah cari di Google dapatlah http://mymarket.sourceforge.net. Dipilihnya software ini bukan karena kelengkapan fasilitasnya melainkan karena adanya tutorial tentang e-commerce terkait dengan konsep, database dan script yang mudah dipahami, silahkan buktikan di Google. Dari &lt;strong&gt;MyMarket &lt;/strong&gt;pencarian berlanjut ke &lt;strong&gt;Market+&lt;/strong&gt;, kemudian &lt;strong&gt;PgMarket&lt;/strong&gt;, kemudian &lt;strong&gt;PhpShop&lt;/strong&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pencarian software open source e-commerce tidaklah berhenti, kebutuhan untuk mempelajari e-commerce semakin bertambah. Waktu itu CMS belumlah sepopuler sekarang. Mencari CMS yang ada modul e-commercenya saat itu (th 2001) mungkin tidak ada. Akhirnya Oscommerce ditemukan, setahun kemudian ada OscNuke yaitu gabungan antara Oscommerce dengan CMS PHPNuke. Saat itu (th 2003) Oscommerce adalah software yang sangat powerfull, belum ada yang menyainginya. Jadi kami akan bilang mungkin seperti ini “kalo mau bikin e-commerce pakailah Oscommerce, dijamin sukses deh”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tetapi seperti artikel sebelumnya yang di Blog ini. ZenCart muncul akibat perkembangan Oscommerce yang sangat amat lambat. Logikanya pastilah kita ganti haluan ke ZenCart, buat apa menunggu sesuatu yang tidak bisa diperkirakan nasibnya. Mungkin waktu itu juga kami akan bilang “kalo mau bikin e-commerce jangan pake Oscommerce karena sekarang ada yang lebih canggih namanya Zencart”. Nah lu?. Perkataan manusia kalo ditarik dari waktu kewaktu kayanya nggak ada yang tepat yah ? &lt;img src="http://blog.pesanharunyahya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; .&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tetapi sekarang (th 2006 ini) ada software e-commerce yang bisa dipadukan dengan CMS Joomla. Hal ini termasuk suatu yang “luar biasa”. Okelah Oscommerce dan Zencart memang lengkap dan aman, tetapi gimana customizenya ?, nambah page ?, nambah banner ?, mindahin blok ?, ngerubah template?. Semua yang oleh CMS mudah dilakukan menjadi sangat sulit dilakukan oleh e-commerce biasa. Nah muncullah mamboPhpShop dan akhirnya VirtueMartlah pilihannya. Jangan lupa alamat downloadnya yah ? coba liat lagi diatas …&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MFakhrurrazi@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-3622216512799711275?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/3622216512799711275/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=3622216512799711275' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/3622216512799711275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/3622216512799711275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/09/virtuemart-best-ecommerce-solution.html' title='Virtuemart, the best e-commerce solution component'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-34456757.post-115832276603410096</id><published>2006-09-15T05:05:00.000-07:00</published><updated>2006-09-15T06:05:45.996-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='News'/><title type='text'>Welcome to my one hundred years Blog</title><content type='html'>Ada sedikit rasa bimbang dalam menentukan kehidupan blog saya. Apakah menggunakan hosting/domain sendiri di C211.com atau mempercayakannya pada Blogger.com. Hosting di C211.com rasanya sangat memungkinkan karena kompetitif dalam harga. Saya sendiri telah sempat melakukan order melalui web untuk paket 25mb + domain dot info dengan harga kurang dari 100 ribu rupiah pertahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah saya bisa mengandalkan cara ini untuk kehidupan blog saya yang nantinya dapat dilihat oleh anak cucu saya. Akhirnya jasa milik Google inilah yang saya pilih dengan alasan yang pasti sangat tepat. Mudah-mudahan blog ini bisa bertahan sampai 100 tahun kedepan. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MFakhrurrazi@yahoo.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;My RSS Feed&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/34456757-115832276603410096?l=mfakhrurrazi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/feeds/115832276603410096/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=34456757&amp;postID=115832276603410096' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/115832276603410096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/34456757/posts/default/115832276603410096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mfakhrurrazi.blogspot.com/2006/09/selamat-datang-di-blog-100-tahunku.html' title='Welcome to my one hundred years Blog'/><author><name>MR</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
